karebata.com
– Kalkulasi tabel liga untuk Liga 1. Tiga klub yang masih terancam degredasi adalah Semen Padang, PSS Sleman, dan Barito Putera.
Rencana penurunan posisi di tabel klasemen Liga 1, klub Barito Putera, PSS Sleman, serta Semen Padang memiliki selisih poin yang amat minim antara peringkat ke-15 sampai dengan peringkat ke-17.
Semen Padang menduduki peringkat ke-15 dengan total 32 poin, disusul oleh PSS Sleman yang menempati posisi ke-16 dengan 31 poin, sementara itu Barito Putera berada di ranking ke-17 juga dengan 31 poin.
Berikut Adalah Poin Pertarungan Antara Barito Putera, PSS Sleman, dan Semen Padang
Barito Putera
20 Oktober 2024 – Barito Putera 0-3 PSS Sleman
3 Maret 2025 – PSS Sleman 1-2 Barito Putera
18 September 2024 – Semen Padang 1-2 Barito Putera
8 Februari 2025 – Barito Putera mengalahkan Semen Padang dengan skor 2-1
Semen Padang
24 Agustus 2024 – Semen Padang menang atas PSS Sleman dengan skor 1-0
26 Januari 2025 – PSS Sleman kalah dari Semen Padang dengan skor 2-4
18 September 2024 – Semen Padang 1-2 Barito Putera
8 Februari 2025 – Barito Putera menang 2-1 atas Semen Padang
PSS Sleman
24 Agustus 2024 – Semen Padang mengalahkan PSS Sleman dengan skor 1-0
26 Januari 2025 – PSS Sleman kalah dari Semen Padang dengan skor 2-4
20 Oktober 2024 – Barito Putera 0-3 PSS Sleman
3 Maret 2025 – PSS Sleman 1-2 Barito Putera
Klasemen Antara Head-to-Head untuk Barito Putera, PSS Sleman, serta Semen Padang
1. Barito Putra | 4 | 3 | 0 | 1 | 6-6 | 9 point
2. Semen Padang | 4 | 2 | 0 | 2 | 7-7 | 6 poin
3. PSS Sleman | 4 | 1 | 0 | 3 | 6-7 | 3 point
*Catatan: Nama Tim | Total Pertandingan | Kemenangan | seri | kekalahan | gol-dikalahkan | total point
*Perhitungan Degradasi Liga 1
Tim yang telah pasti mengalami degradasi dan menempati posisi juru kunci di Liga 1 musim 2024/2025 adalah PSIS Semarang.
Saat ini PSIS berada di peringkat ketiga dengan mengumpulkan 25 angka dari total 33 laga yang telah dimainkan.
Keadaan tersebut memungkinkan adanya dua tempat tambahan yang bisa ikut terdegradasi ke bawah Liga 1 pada musim mendatang, selain PSIS.
Mengherankannya, tiga klub yang sedang dalam risiko degradiasi tersebut mungkin akan mengakhiri musim dengan skor akhir yang sama.
Itu akan terjadi apabila Semen Padang seri melawan Arema FC di pekan ke-34, disusul dengan kemenangan PSS Sleman atas Madura United, serta Barito Putera meraih tiga poin saat bertamu ke markas PSIS Semarang.
Jika skenario teratas terjadi, maka Semen Padang, PSS, dan Barito Putera akan sama-sama memiliki koleksi 34 poin di klasemen akhir Liga 1.
Situasi akan lebih sederhana jika tim yang memiliki poin sama hanya dua tim saja.
Misal Semen Padang dan Barito Putera yang memiliki poin sama, maka Barito Putera yang lolos degradasi karena unggul head to head.
Bila PSS dan Barito mempunyai jumlah poin yang sama, sedangkan Semen Padang punya skor lebih rendah, maka Super Elja akan terhindar dari degradasi berkat unggul dalam produktivitas gol ketika bertemu Laskar Antasari.
Tetapi apa yang akan terjadi jika tiga tim memiliki skor yang sama pada akhir musim, kemudian tim manakah yang akan mengalami degradasi?
Jika hal itu terjadi maka akan dihitung berdasarkan klasemen kecil.
Berdasarkan regulasi Liga 1 2024/2025 yang diatur dalam Pasal 9 Poin 4 tentang Sistem Kompetisi disebutkan jika ada lebih dari dua tim yang memiliki poin sama maka akan dihitung berdasarkan head to head di antara masing-masing tim atau klasemen kecil.
Tim-tim tersebut nanti akan dinilai berdasarkan total poin yang lebih besar dari seri pertandingan-pertandingannya, dan hal ini dilakukan hanya untuk klub-klub dengan skor poin yang setara.
Berdasarkan insiden tersebut, Barito Putra mendapat keuntungan lebih besar karena mempunyai unggulan langsung yang lebih baik dibandingkan Semen Padang dan PSS.
Dalam pertemuan langsung antara ketiga tim tersebut, Barito Putera telah meraih tiga kemenangan. Dua dari mereka didapat saat melawan Semen Padang dan satu lagi saat menghadapi PSS. Sebagai hasilnya, Laskar Antasari memperoleh sembilan poin.
Selama periode tersebut, Semen Padang telah meraih dua kemenangan melawan PSS dan mengalami dua kekalahan saat bertemu dengan Barito Putera. Hasilnya, tim hanya memperoleh 6 poin saja untuk sementara waktu.
Meskipun demikian, PSS baru meraih satu kemenangan saat menghadapi Barito Putera, dua kekalahan melawan Semen Padang, serta satu lagi ketika bertemu dengan Barito Putera. Hal ini menyebabkan mereka cuma memperoleh tiga poin saja.
Dipastikan Barito Putra aman. Sementara itu, Semen Padang serta PSS juga mengikuti jejak PSIS yang telah terdegradasi dari Liga 1.
Jadwal tim-tim sepak bola termasuk Barito Putera, Semen Padang, serta PSS Sleman untuk pekan ke-34 ini telah ditentukan.
Sabtu, 24 Mei 2025
Pukul 16.00 WIB – Pertandingan antara Arema FC melawan Semen Padang
Pukul 16.00 WIB – Pertandingan antara PSIS Semarang melawan Barito Putera
Pukul 16.00 WIB – Pertandingan antara Madura United melawan PSS Sleman
*PT LIB juga mengapresiasi 11 pemain terbaik di musim ini.
11 pemain teratas akan diatur dengan skema 4-2-3-1.
Nomine untuk Musim Terbaik di Liga 1 2024/2025
• Nomine Top Skor:
Alex Martins (Dewa United FC): 23 Gol dalam 24 Pertandingan
Gustavo Almeida (Persija Jakarta): 18 Gol dalam 27 Pertandingan
Tyronne del Pino (Persib Bandung): 17 Gol dalam 30 Pertandingan
• Nominasi Pemain Terbaik:
Mariano Peralta (Borneo FC Samarinda)
Egy Maulana Vikri (Dewa United FC)
Tyronne del Pino (Persib Bandung)
Dalberto Luan Belo (Arema FC)
Igor Rodrigues (Persita Tangerang)
Victor Luiz (PSM Makassar)
Gustavo Franca (Persib Bandung)
Ryo Matsumura (Persija Jakarta)
Sonny Stevens (Pemain Dewa United FC)
• Kandidat untuk Aktor atau Aktris Pendamping Terbaik:
Achmad Maulana Syarif (Arema FC)
Arkhan Fikri (Arema FC)
Salim Tuharea (Arema FC)
Muhammad Ferarri (Persija Jakarta)
Rayhan Hannan (Persija Jakarta)
Kadek Arel Priyatna (FC Bali United)
Rahmat Arjuna (Bali United FC)
Atlhaf Indie (Persis Solo)
Dominikus Dion (PSS Sleman)
Firman Juliansyah (Semen Padang FC)
Gali Freitas (PSIS Semarang)
• Nominasi Pelatih Terbaik:
Bojan Hodak (Persib Bandung)
Imran Nahumarury (Malut United FC)
Jan Olde Riekerink (Dewa United FC)
Ong Kim Swee (Berasal dari Persis Solo)
Angel Alfredo Vera (Madura United FC)
Bernardo Tavares (PSM Makassar)
• Nominasi Gol Terbaik:
Ryo Matsumura, Pertandingan Persija Jakarta Melawan Persis Solo – Minggu Ketiga
Ryo Matsumura, Pertandingan Persija Jakarta Lawan Persis Solo – Minggu Ke-20
Rizky Ridho, Pertandingan Persija Jakarta Melawan Arema FC – Minggu Kedua Puluh Enam
Ciro Alves, Pertandingan Persib Bandung Melawan Malut United FC – Minggu Ke-14
Edo Febriansah, Pertandingan Antara Persib Bandung Dan Persebaya Surabaya – Minggu Kedelapan
Mariano Peralta, Borneo FC Samarinda Melawan Malut United FC – Minggu Ke-5
Egy Maulana Vikri, Dewa United FC Melawan Malut United FC – Minggu Ke-30
Rapat Tim Arjuna, Bali United FC Melawan PSS Sleman – Minggu Ke-22
• Nomine Grup Sportivitas Baik:
PSM Makassar: 64 angka (61 kartu kuning, 1 kartu merah)
Malut United FC: 68 poin (56 Kartu Kuning, 4 Kartu Merah)
PSIS Semarang memiliki 75 poin dengan total 57 kartu kuning dan 6 kartu merah.
Persik Kediri: 77 poin (62 Kartu Kuning, 5 Kartu Merah)
Dewa United FC: 81 Poin (60 Keping Kuning, 7 Lembar Merah)
Persib = 16
Dewa = 12
Persija = 6
• Nominasi Sebelas Terbaik:
Kiper
Igor Rodrigues (Persita Tangerang)
Sonny Stevens (Pemain Dewa United FC)
Kevin Mendoza (Persib Bandung)
Alan Bernardon (PSS Sleman)
Leo Navacchio (Persik Kediri)
Bek Tengah
Aloisius Neto (PSM Makassar)
Nick Kuipers (Persib Bandung)
Gustavo Franca (Persib Bandung)
Elias Dolah (FC Bali United)
Angelo Meneses (Dewa United FC)
Slavko Damjanovic (Persebaya Surabaya)
Julian Velazquez (PSBS Biak)
Yuran Fernandes (PSM Makassar)
Rizky Ridho (Persija Jakarta)
Christophe Nduwarugira (Borneo FC Samarinda)
Bek Kiri
Victor Luiz (PSM Makassar)
Yance Sayuri (Malut United FC)
Febrianto Uopmabin (PSBS Biak)
Edo Febriansah (Persib Bandung)
Firza Andika (Persija Jakarta)
Bek Kanan
Fajar Fathurrahman (tim Borneo FC Samarinda)
Achmad Maulana Syarif (Arema FC)
Arief Catur (Persebaya Surabaya)
Syahrul Lasinari (PSM Makassar)
Kakang Rudianto (Persib Bandung)
Gelandang Tengah
Alexis Messidoro (Dewa United FC)
Pablo Oliveira (Arema FC)
Latyr Fall (PSM Makassar)
Jordy Wehrmann (Madura United FC)
Marc Klok (Persib Bandung)
Hugo Gomes (Dewa United FC)
Maciej Gajos (Persija Jakarta)
Mohammed Rashid (Persebaya Surabaya)
Arkhan Fikri (Arema FC)
Kei Hirose (Borneo FC Samarinda)
Gelandang Kanan
Egy Maulana Vikri (Dewa United FC)
Yakob Sayuri (PSM Makassar)
Moussa Sidibe (Persis Solo)
Irfan Jaya (Bali United FC)
Beckham Putra (Persib Bandung)
Gelandang Serang
Tyronne del Pino (Persib Bandung)
Ryo Matsumura (Persija Jakarta)
Francisco Rivera (Persebaya Surabaya)
Ricky Kambuaya (Dewa United FC)
Matias Mier (PS Barito Putera)
Gelandang Kiri
Mariano Peralta (Borneo FC Samarinda)
Ciro Alves (Persib Bandung)
Bruno Moreira (Persebaya Surabaya)
Lulinha (Madura United FC)
Privat Mbarga dari Bali United FC
Penyerang
Alex Martins (Dewa United FC)
David da Silva (Persib Bandung)
Gustavo Almeida (Persija Jakarta)
Dalberto Luan Belo (Arema FC)
Gustavo Tocantins (PSS Sleman)
Klasemen Liga 1
(karebata.com/tribunnews)