Alasan Ibu Hamil Harus Makan Ikan,Berikut Aturan Aman Konsumsi Ikan Saat Kehamilan

AA1F2Wpd


karebata.com

Selama masa kehamilan, ibu harus memenuhi nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang janin di dalam kandungan.

Karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi makanan sehat yang kaya gizi, salah satunya adalah ikan.

Ikan adalah makanan yang direkomendasikan saat kehamilan karena mengandung gizi yang baik untuk ibu hamil dan janin yang ada di dalam kandungan.

Makanan laut seperti ikan kaya akan sumber protein, zat besi, dan seng, yang baik untuk kesehatan tubuh ibu hamil dan janin.

Macam hidangan ini bisa membantu perkembangan bayi serta memperkuat pertumbuhan tulang dengan baik.


Alasannya Mengapa Ibu Hamil Perlu Memakan Ikan

Memakan ikan dengan porsi yang memadai merupakan salah satu cara terbaik untuk mendapatkan gizi yang dibutuhkan guna menunjang kehamilan yang sehat.

Berikut adalah sejumlah alasannya mengapa ibu hamil disarankan memakan ikan saat masa kehamilan.


1. Mendorong pertumbuhan dan perkembangan janin

Memakan ikan ketika sedang mengandung bisa mempercepat pengembangan otak bayi dalam kandungan, mendorong pembentukan sumsum tulang belakang, serta menambah kebugaran mata pada janin.

Sejumlah penelitian menyatakan bahwa memakan ikan selama kehamilan dapat mendukung pertumbuhan kemampuan kognitif anak Anda.

Keuntungan tersebut dapat dirasakan karena adanya kadar yang tinggi dari asam lemak omega-3 serta kolin dalam ikan.

Memenuhi keperluan asam lemak omega-3 selama kehamilan bisa mengurangi resiko terkena preeklampsia, persalinan dini, serta berat bayi yang kurang pada waktu lahir.


2. Mencegah anemia

Wanita hamil memerlukan kecukupan zat besi yang dua kali lebih besar dibandingkan sebelum mengandung.

Hal ini terjadi karena tubuh memerlukan zat gizi untuk membuat tambahan darah yang dibutuhkan oleh bayi dalam kandungan.

Besi berperan dalam pengiriman oksigen dari paru-paru ke setiap bagian tubuh, termasuk janin.

Memenuhi kebutuhan zat besi saat hamil sangat krusial karena bisa menghindari defisiensi sel darah merah atau anemia ketika sedang mengandung.

Kadar zat besi yang memadai bisa mengurangi peluang munculnya masalah-masalah yang disebabkan oleh anemia, misalnya persalinan sebelum waktunya atau bayi lahir dengan bobot di bawah normal.

Menambahkan ikan ke dalam diet sehari-hari bagi ibu hamil bisa memenuhi keperluan zat besi yang diperlukan saat mengandung.


3. Menyusun struktur tulang dan gigi pada bayi dalam kandungan

Selain memuat omega-3 dan kolin, ikan juga dipenuhi dengan vitamin D yang sangat diperlukan untuk membentuk tulang serta gigi.

Defisiensi vitamin D saat hamil bisa mengakibatkan perkembangan tulang yang tidak normal atau fraktur tulang pada bayi neonatal.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa kekurangan vitamin D dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, seperti diabetes gestasional, preeklamsia, kelahiran prematur, dan berat badan lahir rendah.

Sehingga, disarankan bagi wanita hamil untuk memenuhi asupan vitamin D mereka dengan mengonsumsi ikan saat masa kehamilan.

Asam folat untuk ibu hamil dan mendukung perkembangan janin, klik

di sini

untuk mendapatkannya.


Pedoman Selamat Konsumsi Ikan ketika Kehamilan

Walaupun terdapat berbagai keuntungan dari konsumsi ikan bagi ibu hamil serta bayi dalam kandungannya, namun sebenarnya ada beberapa jenis ikan yang harus dihindari.

Berikut adalah sejumlah pedoman dalam memakan ikan yang perlu diingat oleh para ibu hamil.


1. Pilihikan yang memiliki tingkat merkurirendah

Ikan yang boleh dimakan oleh wanita hamil adalah jenis ikan yang memiliki kadar merkurinya sedikit.

Beberapa jenis ikan yang memiliki tingkat merkuri rendah antara lain adalah ikan salmon, sarden, nila, serta lele.

Jauhi makanan ikan bermerkuri tinggi seperti makarel, tuna, marlin, serta naga laut.

Paparan merkuri dalam jumlah besar saat hamil dapat memberikan efek buruk terhadap pertumbuhan otak dan sistem saraf bayi di kandungan.


2. Pastikan bahwa ikan telah dimasak sampai benar-benar matang.

Ibu hamil dianjurkan untuk menghindari makan ikan mentah atau setengah matang.

Ikan mentah ataupun ikan yang tak sepenuhnya masak mungkin menyimpan bakteri serta parasit berbahaya di dalamnya.

Hal ini pastinya sungguh membahayakan sebab bisa menimbulkan ancaman bagi kesejahteraan sang ibu yang sedang hamil serta bayi dalam kandungan.


3. Konsumsi ikan dengan porsi yang wajar dan hindari keberlebihan.

Ibu hamil perlu menjaga jumlah ikan yang dimakan dan harus menghindari konsumsi berlebihan.

Ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi ikan sekitar 2-3 kali dalam satu minggu dengan jumlah keseluruhan antara 200-300 gram, dan harus berasal dari jenis-jenis ikan yang memiliki kadar merkuri rendah.

Berikut adalah sejumlah alasannya serta pedoman dalam mengonsumsi ikan bagi wanita yang sedang hamil.

Apabila ibu hamil masih memiliki keraguan dalam mengkonsumsi ikan, lebih baik berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungannya.

Lihat Berita dan Tulisan Lainnya di


Google News


(karebata.com)

Susu bagi ibu hamil yang membantu mencukupi kebutuhan gizi sang ibu serta bayi di perut, kunjungi tautan ini untuk mendapatkannya.

Susunya formula khusus bagi ibu hamil yang sering merasakan mual serta muntah, terlebih pada masa kehamilan trimester pertama.

Komposisi: Setiap 100 gram produk ini memiliki kandungan Protein sebesar 25 gram, lemak 3.8 gram, karbohidrat 60 gram, Kalsium 925 mg, zat besi 12.5 mg, asam folat 875 mcg, vitamin, DHA 25 mg, dan cholin 100 mg.

Energi: 374 kalori, Cara Penggunaan: Konsumsi dua kali sehari yaitu di pagi dan sore hari saat hamil trimester pertama.

Indikator Penggunaan: Susu formula ini ditujukan bagi ibu hamil yang sering merasakan mual serta muntah khususnya pada semester pertama kehamilan.

Exit mobile version