Jokowi Diprediksi Kalah dari Kaesang dalam Persaingan untuk Memimpin PSI

AA1F6bs7


JAKARTA, karebata.com

Politikus dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando, mengatakan bahwa mantan Presiden Joko Widodo tidak akan bisa bersaing dengan putranya, Kaesang Pangarep, dalam persaingan menjadi ketua umum PSI.

Sebab itu, Jokowi telah menyatakan bahwa salah satunya harus mundur apabila yang lain memutuskan untuk maju sebagai calon ketum.

“Apa yang di bawahnya melibatkan pertanyaan tentang situasi jika Bapak maju, maka Bapak akan bertemu dengan Mas Kaesang. Lalu ia mengatakan bahwa salah satunya harus mundur,” ujar Ade pada acara Gaspol dari karebata.com dan ini dirujuk Rabu (21/5/2025).

Ade menyebutkan bahwa statement tersebut menunjukkan dua opsi yang mungkin.

Meski dua nama tersebut sudah masuk dalam bursa calon ketum mengacu pada aspirasi kader di berbagai daerah.

Pilihan pertama adalah Jokowi tidak ikut mendaftar sebagai Ketua Umum PSI dan membiarkan Kaesang bisa berpartisipasi dalam pencalonan lagi.

Pilihan kedua bisa jadi Kaesang memilih untuk tidak mengambil alih jabatan sebagai Ketum lagi.

“Kemungkinan dia yang tak melanjutkan karirnya, atau Mas Kaesang yang tidak mengambil alih perannya sebagai Ketua Umum, adalah hal yang kerap dilupakan oleh banyak orang,” katanya.

Menurut Ade, pernyataan tersebut muncul dari kejujuran Jokowi sendiri.

Namun pada kesempatan kali ini, Jokowi belum menentukan langkah selanjutnya tentang pencalonannya sebagai ketum atau tidak.

“Kalau Pak Jokowi menjadi calon ketua umum dalam pertarungan bulan Juli ini, ya masa lawannya Kaesang? Enggak mungkin, kan?” tandas Ade.

Sekilas laporan terdahulu, beberapa nama para pemimpin sudah disuarakan oleh anggota PSI di seluruh wilayah sebagai potensial calon presiden umum PSI.
Please let me know if you would like further adjustments!

Wakil Ketua Umum PSI Andy Budiman menyebut sejumlah nama yang telah muncul, termasuk di antaranya Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, Wakil Menteri Kependudukan Isyana Bagoes Oka, serta politikus PSI Agus Herlambang.

“DPW Jogja menyebutkan Pak Jokowi, mengajak untuk mendukung Pak Jokowi. Sementara di Jakarta, ketua fraksi kita, William, juga turut mendukung Pak Jokowi. Lalu ada Jabar yang menampilkan dua calon, yaitu Mas Kaesang serta Ketua OKK Bro Agus Herlambang,” jelas Andy saat diwawancara oleh karebata.com pada hari Minggu, 18 Mei 2025.

“Lalu di Bali, salah satu anggota tim kami memulai diskusi tentang pentingnya memiliki seorang pemimpin wanita. Nama yang muncul dalam pembicaraan tersebut adalah Isyana Bagoes Oka,” tambahnya.

Exit mobile version