Gempa Kuat Mengguncang Ratahan, Sulawesi Utara – Periksa Kedalaman dan Magnitudo BMKG

BB1qNqL6


karebata.com

– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG merilis informasi gempa hari ini terjadi di wilayah Ratahan, Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Rabu (21/5/2025).

Berdasarkan informasi dari akun resmi @infoBMKG melaporkan pusat gempa terkini  berada di wilayah Ratahan, Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.

Menurut catatan BMKG, pusat gempa berada di kedalaman 10 Km dan terjadi pada pukul 05:37:07 WIB.

Kekuatan magnitudo dari gempa ini adalah 3.4, dengan pusat gempa berada di 103 km tenggara Ratahan, Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.

Posisi titik koordinat dari guncangan gempa terletak pada 0.61 LU, 125.62 BT, di daerah Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Provinsi Sulawesi Utara.

Informasi tentang gempa terbaru di Ratahan, Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara yang memiliki kekuatan sebesar 3,4 skala magnitude telah dipublikasikan melalui akun resmi X @infoBMKG.

#Gempa Magnitudo:3.4, 21-Mei-2025 05:23:07 WIB, Letak:0.61LS, 125.62BT (103 km Timur Daya RATAHAN-MITRA-SULUT), kedalaman:10 Km #BMKG


Disclaimer:

Informasi ini menekankan kecepatan, oleh karena itu hasil pemrosesan datanya belum konsisten dan dapat berbeda sejalan dengan peningkatan lengkapnya data.


Berikut ini merupakan data tentang MMI serta pelajaran yang bisa diambil sesuai dengan tingkatan MMI pada situs web BMKG.


I  MMI

Guncangan dari gempa hanya terasa oleh sebagian orang tertentu ketika situasi sangat ekstrem.


II MMI

Gelombang atau getaran dari gempa dapat dirasakan sebagian orang, dan objek-ringan yang tergantung seperti lampu hias pun ikut berayun.


III MMI

Guncangan dari gempa bumi terasa sekali di dalam bangunan.

Gemetar pada lantai teras seolah meningkat saat truk sedang melaju.


IV MMI

Di waktu siang, kejadian ini bisa dirasakan oleh banyak orang di dalam bangunan, sementara sebagian lainnya merasakannya di luar. Fenomena tersebut ditandai dengan patahnya barang-barang keramik, gemerangan pintu-jendela yang goyang sampai retak serta suara dinding yang ikut berkibaskan.


V MMI

Guncangan dari gempa bumi bisa dirasakan kebanyakan orang; mereka lari ketakutan, piringan keramik retak, objek berserakan di mana-mana, tiang serta peralatan besar nampak goyang, sementara bandul pada bel menggantung diam.


VI MMI

Gelombang guncangan dari gempabumi tersebut terasa oleh setiap individu.

Banyak orang kaget dan segera pergi, plesteran dinding rontok dan saluran asap pabrik mengalami kerusakan kecil.


VII MMI

Setiap orang di dalam rumah pergi.

Rumah mengalami kerusakan kecil namun memiliki struktur dan konstruksi yang solid.

Pada struktur yang memiliki kualitas kurang memadai, muncul keretakan dan beberapa bagian mengalami kehancuran, sementara itu cerobong asap juga patah.


VIII MMI

Gangguan kecil pada struktur gedung yang kokoh.

Retak pada struktur gedung yang tidak memadai, tembok lepas dari kerangkanya, tumpukan pabrik serta patung runtuh, air menjadi kotor.


IX MMI

Rusaknya struktur gedung yang kokoh, bagian rangka hunian berubah jadi tak sejajar, dan retakan mulai muncul di mana-mana.

Kediaman terlihat berpindah dari dasar semula.

Pipa-pipa dalam rumah putus.


X MMI

Struktur kayu yang kokoh hancur, kerangka bangunan lepas dari dasarnya, jalan melintasi tanah retak, longsoran tanah merata di setiap aliran air dan area miring.


XI MMI

Gedung-gedung yang hanya segelintir yang tetap bertahan.

Jembatan rusak, terjadi lembah.

Tubemenan di bawah tanah menjadi tak berguna, tanah retak, dan jalurnya sangat membengkok.


XII MMI

Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah.

Lanskap menjadi suram, objek dilempar ke angkasa.


(*)


Baca Kabar Terbaru Tribun Kaltara di
Google News

Exit mobile version