Buana Finance (BBLD) Bidik Target Laba Bersih Rp 82,74 Miliar Sepanjang 2025

AA1EKbPU


JAKARTA, karebata.com

– Perusahaan multifinance PT Buana Finance Tbk (BBLD) bertujuan meraih laba bersih sebesar Rp 82,74 miliar pada tahun 2025.

Sebagai pembanding, target keuntungan bersihnya meningkat dengan signifikan dibandingkan hasil tahun 2024 yang mencapai Rp 66,07 miliar.

Herman Lesmana, Direktur Pemasaran di Buana Finance, menyebut bahwa untuk mewujudkan sasaran tersebut, tim mereka berencana mempererat kerjasama dengan kemitraan strategis, meningkatkan efisiensi dalam proses operasional, serta merintis penggunaan teknologi digital.

“Pada sasarannya untuk performa tahun 2025, tim ini bertujuan mendapatkan pendanaan senilai Rp 4,15 triliun, dengan total aset mencapai sekitar Rp 7,31 triliun, modalnya menjadi Rp 1,48 triliun, dan keuntungan bersih diperkirakan akan mencapai angka Rp 82,74 miliar,” ungkapnya saat presentasi publik yang dicatat pada hari Rabu (21/5/2025).

Dia menyebutkan bahwa Buana Finance bertujuan untuk mempertahankan tingkat pembiayaan bermasalah atau non performing finance (NPF) di bawah rata-rata sektor industrinya, yaitu pada angka 1,57%.

Lebih rinci lagi, sejumlah taktik yang bakal dijalankan oleh Buana Finance tahun ini mencakup penguatan kerjasama dengan para partner usaha mereka.

Selanjutnya, BBLD akan menerapkan segmentasi yang lebih rinci guna meningkatkan ketepatan dalam strategi pemasaran serta mempercepat respons terhadap kebutuhan pelanggan.

Buana Finance berencana memperbaiki situs web guna meningkatkan interaksi pelanggan, terutama para pedagang. Upaya ini didukung oleh peningkatan efisiensi dalam proses kerja serta penerapan teknologi digital agar tetap kompetitif.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Keuangan Buana Finance Mariana Setyadi mengungkapkan, untuk mengejar target pendapatan 2025 senilai total Rp 1,03 triliun.

Proyeksi tersebut diperkirakan masih akan di dominasi oleh sektor pembiayaan konsumen.

“Bila semuanya berjalan dengan baik dan mencapai sasaran kami, terdapat dana sebesar 755 miliar rupiah, disusul oleh sewa finansial senilai 111 miliar rupiah, lalu penerimaan lainnya adalah 112 miliar rupiah, sedangkan sisanya merupakan hasil bunga sebanyak 60 miliar rupiah,” jelasnya.

Berikut adalah data yang diberikan: Buana Finance melaporkan bahwa jumlah pembiayaan yang disalurkannya pada tahun 2024 tercatat senilai Rp 4,09 triliun. Nilai ini menggambarkan kenaikan sebesar 7,93% jika dibandingkan dengan total nilai dari periode serupa di tahun sebelumnya yaitu Rp 3,79 triliun.

Selanjutnya, keuntungan bersih Buana Finance mencatatkan angka sebesar Rp 66,07 miliar untuk jangka waktu tersebut, mengalami penurunan 37,09% bila dibandingkan dengan masa yang sama di tahun sebelumnya yaituRp 105,01 miliar.

Exit mobile version