karebata.com
Informasi yang disampaikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa bumi telah terjadi di Pasaman Barat, Sumatera Barat pada hari Rabu, 21 Mei 2025 pagi tadi.
Getaran dari gempa dengan kekuatan 3.2 Skala Richter muncul di perairan pada jam 06:25 WIB.
Guncangan gempa terjadi pada kedalaman 98 Kilometer di perairan. Lokasinya ada di koordinat 0.16 derajat lintang utara serta 99.67 derajat bujur timur.
#Gempa Magnitude:3.2, 21-Mei-2025 pukul 06:25:03 WIB, Lokasi:0.16LS, 99.67BT (18 km barat laut PASAMAN BARAT-SUMATERA), Kedalaman:98 Km #BMKG
Penjelasan: Prioritas utama dari informasi ini adalah kecepatan, oleh karena itu proses pengolahan datanya belum mencapai stabilitas dan dapat berubah seiring dengan peningkatan ketersediaan data.
#Berikut adalah tindakan yang perlu diambil ketika terjadi guncangan gempabumi:
1. Saat berada di dalam rumah tersebut
– Perpastiankan bahwa Anda dan anggota keluarga Anda berada dalam kondisi yang aman
a. Sembunyikan diri Anda di bawah meja
Gempa berkekuatan dahsyat bisa terjadi dalam waktu kurang dari satu menit.
Saat itu pula, kamu perlu memastikan bahwa dirimu serta keluargamu dalam keadaan aman.
Buruan lindungi diri di bawah meja, dan setelah berada di sana, pegangi kuat-kuat kaki mejanya.
Apabila tak mempunyai meja, tutupilah kepalamu menggunakan bantal atau papan atau apapun yang dapat mencegah benturan.
Di samping itu, Anda pun dapat berteduh di balik ambang pintu.
b. Segera matikan kompor/tungku.
Jika terdapat api yang berkobar, padamkanlah secepatnya.
Menghentikan penggunaan seluruh sumber energi meskipun hanya menghadapi guncangan gempa berukuran ringan.
Teriakkan pada orang lain agar memadamkan api dengan cepat.
Karena petugas pemadam kebakaran tidak bisa memberikan pertolongan saat terjadi guncangan gempa bumi.
Maka dari itu setiap orang diharapkan untuk berusaha semaksimal mungkin untuk memadamkan api.
Hal ini sangat penting untuk mengurangi kerusakan sekecil mungkin dari gempa bumi.
c. Hindari rasa panic dan keluarkan diri dari dalam rumah secara teratur
Saat terjadi guncangan gempa, jendela kaca, atap genteng atau seng serta material lain mungkin lepas, dan dinding pembatas atau pagar memiliki risiko roboh, sehingga ekstra hati-hati harus diambil ketika meninggalkan tempat tinggal.
Di samping itu, pastikan untuk memeriksa apakah ada anggota keluarga yang cedera. Jika ya, beri penanganan pertama secara langsung.
Hubungi telepon darurat atau carilah bantuan jika ada luka yang serius di diri Anda atau orang sekitar Anda.
2. Saat sedang keluar dari rumah
Ketika sedang di luar rumah, pastikan untuk melindungi kepalamu dan jauhi zat-zat yang membahayakan.
Berhati-hatilah terhadap material runtuh seperti beton, atap keramik, pecahan kaca serta sisa-sisa tembok atau pagar yang mungkin roboh.
Jauhi pohon-pohon besar dan jaringan listrik, lalu gerakan diri menuju area yang lebih terbuka atau bebas.
3. Saat berada di mal, bioskop, atau pasar
Jangan khawatir atau menimbulkan ketakutan.
Panik adalah keprihatinan yang utama di tempat keramaian dimana banyak orang berkumpul seperti di pusat perbelanjaan, bioskop dan pasar.
Apabila Anda berada di salahsatu tempat tersebut ketika terjadi gempa bumi, harap mengikuti petunjuk petugas yang sedang piket seperti karyawan atau penjaga.
Bila terjadi kebakaran, tempat sekitarnya akan dipenuhi asap tebal.
Di waktu tersebut Anda diminta untuk merundukkan badan agar tidak bisa menarik asap, lalu segera melindungi diri.
4. Saat berada di dalam gedung bertingkat
Jika kamu sedang berada di gedung bertingkat (seperti tingkat I, II, dan seterusnya), tidak perlu khawatir jika mendengar suara alarm kebakaran yang kontinu atau mengalami pemadaman listrik.
Umumnya gedung berlantai sudah dilengkapi dengan sistem operasional darurat, sehingga ketika terjadi guncangan akibat gempa bumi, perangkat tersebut akan langsung aktif secara otomatis.
Elevasi dan escalator akan berhenti di lantai yang paling dekat.
Beberapa hal yang perlu Anda lakukan adalah sebagai berikut:
Bersembunyilah di bawah objek yang kokoh, seperti contohnya meja.
– Hindari jendela agar terlindungi dari serpihan kaca yang mungkin rusak.
-Berikan upaya maksimal untuk tetap berada pada tingkat yang sama, hindari peningkatan maupun pengurangan posisi.
– Hindari menggunakan lift atau escalator.
5. Saat sedang menempuh perjalanan menggunakan kereta api
a. Tetap pegangi hal yang aman
Genggam kuat tiang pemisah atau pegangan kursi tersebut, sehingga Anda tidak jatuh ketika ada pemberhentian tiba-tiba.
Bertindaklah dengan tenang dan ikutilah petunjuk dari petugas.
6. Ketika berada di dalam perjalanan dengan mobil
Menepilah ke kiri dan segeralah hentikan kendaraan Anda.
Selain itu jangan berhenti di daerah terlarang.
Pada saat terjadi gempa bumi yang berkekuatan besar, Anda akan merasakan seperti ban mobil Anda kempes, Anda bisa kehilangan kontrol dan sulit untuk menyetir.
Jauhilah pertigaan, arahkan kendaraan Anda ke sebelah kiri jalanan tersebut kemudian hentikan.
Hentikan diri Anda sebelum memasuki atau setelah melewati jembatan, dan jangan usahakan untuk menyeberanginya.
7. Saat berada di pegunungan ataupun di lautan
Kecenderungan adanya longsoran tanah kemungkinan besar bakal muncul di daerah pegunungan, bukit serta lereng dengan kemiringan tinggi.
Mohon segera berpindah ke area yang selamat, yaitu tempat yang lapang dan tidak berbahaya.
Di kawasan pesisir, guncangan dari gempabumi berpotensi mengakibatkan terjadinya tsunami.
Maka dari itu, selain berhati-hati mengenai ancaman kejatuhan bangunan, Anda juga perlu memeriksa posisi pesisirnya.
Bilamana ada tanda-tanda naiknya pasang gelombang, segeralah melarikan diri ke tempat yang tinggi yang sebelumnya sudah Anda kenal dengan baik.
8. Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa
Ini disebabkan oleh potensi keberadaan material runtuh yang mungkin masih ada.
9. Mendengarkan informasi.
Perhatikan berita tentang guncangan gempa bumi melalui radio (jika ada kejadian susulan).
Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.
10. Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi
11. Jangan khawatir dan jangan terlupakan untuk senantiasa meminta pertolongan kepada Tuhan Yang Maha Esa guna menjaga kemananan serta keselamatan bagi semua orang di antara kita.