Tim KKN Tematik 133 UNDIP Gelar Pelatihan Upgrading Skill Packaging dan Digital Marketing di Koperasi Merah Putih, Srimulyo yang bertemakan UMKM Berdaya Indonesia Sejahtera Bekerja Sama Dengan Rumah BUMN Jogja

Program ini merupakan bentuk pelaksanaan tridharma perguruan tinggi yakni Pengabdian Kepada Masyarakat yang bertujuan untuk memberdayakan UMKM yang sejalan dengan program pemerintah Presiden Prabowo yakni perihal ketahanan pangan dan UMKM bisa naik kelas.

Penyampaian materi Teknik Packaging yang menarik oleh Rohmadi Adhiya selaku pembicara sekaligus mentor dari Mitra Rumah BUMN Jogja (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Penyampaian materi Teknik Packaging yang menarik oleh Rohmadi Adhiya selaku pembicara sekaligus mentor dari Mitra Rumah BUMN Jogja (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Srimulyo, 26 Juli 2025 – Dalam rangka memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Srimulyo, Tim KKN Tematik 133 Universitas Diponegoro (UNDIP) menggandeng Rumah BUMN Jogja untuk menyelenggarakan upgrading skill packaging dan digital marketing. Kegiatan ini diadakan di Koperasi Merah Putih Srimulyo dengan tema “UMKM Berdaya, Indonesia Sejahtera.”

Penyerahan kenang-kenangan dari ketua pelaksana kegiatan Helmi Tsani kepada Rohmadi Adhiya selaku pembicara pada kegiatan “UMKM Berdaya Indonesia Sejahtera” (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Penyerahan kenang-kenangan dari ketua pelaksana kegiatan Helmi Tsani kepada Rohmadi Adhiya selaku pembicara pada kegiatan “UMKM Berdaya Indonesia Sejahtera” (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Pelatihan yang berlangsung selama satu hari ini menghadirkan tiga komunitas UMKM unggulan, yaitu Desa Prima, Desa Preneur, dan Paguyuban UMKM Desa Srimulyo. Ketiganya antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari perancangan kemasan hingga strategi pemasaran digital.

Dalam pelatihan ini Rumah BUMN Jogja mengirimkan mentor yakni Rohmadi Adhiya yang memang expert dalam bidang packaging dan digital marketing. Pada sesi pertama, para peserta mendapatkan materi dasar desain kemasan yang menarik dan fungsional. Narasumber memandu cara memilih bahan ramah lingkungan, menentukan ukuran ideal, serta mencetak identitas produk yang kuat. Hasilnya, puluhan contoh prototipe packaging diperlihatkan kepada audiens. Narasumber profesional tersebut besutan dari Mitra Rumah BUMN Jogja

Sesi kedua difokuskan pada optimalisasi digital marketing. Pelatihan dimulai dengan pengenalan e-commerce, dilanjutkan praktik pembuatan toko digital pada platform lokal dan internasional. Para pelaku UMKM belajar mengelola dashboard penjualan, analisis trafik, hingga teknik copywriting yang efektif menarik perhatian calon pembeli.

Penyerahan kenang-kenangan dari ketua pelaksana kegiatan Helmi Tsani kepada Rohmadi Adhiya selaku pembicara pada kegiatan “UMKM Berdaya Indonesia Sejahtera” (Sumber: Dokumentasi Penulis)

“UMKM memiliki potensi besar, namun sering terkendala pada kemasan produk dan pemasaran digital. Lewat pelatihan ini, kami harap mereka semakin percaya diri menghadapi era digitalisasi,” ujar Ketua Pelaksana Kegiatan UMKM Berdaya Indonesia Sejahtera dari anggota Tim KKN Tematik 133 UNDIP, Helmi Tsani.

Ketua Paguyuban UMKM Kalurahan Srimulyo, Bapak Dadang, menuturkan bahwa digital marketing  memberi nilai tambah nyata. “Dengan menggunakan e-commerce dan pemanfaatan teknologi, dapat meningkatkan pendapatan dan memperluas pasar. Kami optimis penjualan teman-teman UMKM Srimulyo akan meningkat,” katanya.

Foto bersama di akhir acara peserta kegiatan bersama dengan panitia, pembicara dan ketua paguyuban umkm Srimulyo (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Foto bersama di akhir acara peserta kegiatan bersama dengan panitia, pembicara dan ketua paguyuban umkm Srimulyo (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Di akhir acara, peserta kegiatan berfoto bersama dengan pihak panitia dan pembicara. Banyak peserta kegiatan upgrading terkesan dengan materi yang dibawakan oleh pembicara. Materi tentang kreativitas desain dan strategi promosi yang ditampilkan sangat dipahami oleh audiens. Pelatihan ini menjadi bukti nyata sinergi perguruan tinggi, koperasi, dan BUMN dalam membangun ekosistem UMKM yang berdaya saing. Harapannya, Desa Srimulyo akan menjadi contoh pemberdayaan masyarakat yang inspiratif dan berkelanjutan.

Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam pelaksanaan pelatihan ini. Mari bersama wujudkan Indonesia sejahtera lewat UMKM yang tangguh dan inovatif. (Sumber Berita: Helmi Tsani Mahasiswa KKN T 133 UNDIP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *