Tim Futsal NTT Belum Dipilih untuk PON 2028, AFP Terus Menantikan Jadwal Porprov


Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eugenius Suba Boro


POS-KUPANG.COM, KUPANG

– Tim futsal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 hingga kini belum dibentuk.

Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2028 akan menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya digelar secara bersama oleh dua provinsi, yakni Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ajang olahraga nasional empat tahunan ini dirancang sebagai panggung prestasi bagi atlet-atlet terbaik Indonesia sekaligus sarana mempererat persatuan bangsa melalui semangat sportivitas.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) NTT, Jimmi Sianto mengungkapkan bahwa saat ini AFP belum melakukan proses seleksi.

“Kita belum melakukan seleksi,” ujar Jimmi saat diwawancarai, Selasa (21/5/2025). Ia menjelaskan bahwa proses seleksi masih menunggu keputusan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) terkait pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

“Kita masih menunggu dari KONI apakah ada Pekan Olahraga Provinsi. Saya kira Porprov adalah agenda wajib KONI,” lanjutnya.

Terkait mekanisme seleksi, Jimmi mengatakan AFP tidak hanya mengambil pemain dari Kota Kupang saja. Ia berharap seluruh tim futsal dari kabupaten/kota di NTT bisa ikut serta dalam Porprov sehingga proses seleksi bisa dilakukan secara menyeluruh.

“Seperti pada kesempatan sebelumnya, kami biasanya mengunjungi setiap kabupaten untuk proses seleksi,” katanya.

Sebagai penyelenggara bersama, NTT dan NTB sedang mempersiapkan diri melalui pengembangan dan perbaikan fasilitas olahraga, meningkatkan kemampuan sumber daya manusia di bidang olahraga, serta merancangkan program pelatihan atlit sejak usia muda.

salah satu di antara pelatihan pemain sepak bola futsal.

Selanjutnya, Jimmi menggarisbawahi kebutuhan persiapan awal dari tahap pelajar, yang mencakup pendampingan juga.

” Kami mengharapkan bahwa kami telah menyiapkan segalanya termasuk yang berkaitan dengan PPLP dan PPLD,” ujarnya.

Dia menyatakan bahwa AFP NTT terus menerus meningkatkan komunikasi dengan pemda lewat Dispora. Akibatnya, permainan futsal sekarang sudah menjadi bagian dari kurikulum PPLP dan juga PPLD di tahun ini.

“Kami berterima kasih karena pemerintah telah menunjukkan kepedulian,” katanya.

Jimmi menggarisbawahi bahwa setiap tindakan itu adalah komponen penting dari usaha sungguh-sungguh AFP NTT untuk memastikan keberhasilan PON 2028 dimana NTT akan bertindak sebagai tuan rumah bersama dengan NTB.

(uge)


Berita karebata.comLainnya di
Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *