Pedro Rodriguez Memperpanjang Masa Bakti di Lazio, Menunda Pensiun Untuk Musim Kelima Berturut-turut

AA1FaeNW


Warta Bulukumba

Pedro Rodriguez tidak berniat untuk pensiun saat ini. Pada usianya yang telah mencapai 37 tahun, di mana otot mungkin sudah kurang bercerita dan pengetahuan mendalam dalam dunia sepak bola menjadi aset utamanya, dia memutuskan untuk terus melanjutkan kariernya. Dia masih setia membela warna putih-biru klub Lazio. Kemampuannya bersinar di lapangan hijau Stadio Olimpico sebagai pemain senior tampak begitu anggun seperti biasa.

Kabar itu dikonfirmasi
Football Italia
, Rabu 21 Mei 2025. Lazio siap menandatangani kontrak baru dengan Pedro selama satu tahun lagi. Kontrak ini akan efektif sampai Juni 2026 dan memberikan kesempatan bagi Pedro untuk menjadi pemain ke limanya di tim yang dibelanya sejak 2021.

Dari Spanyol menuju London, dari Roma kembali ke Roma tetap dengan nuansa yang baru. Pedro Rodriguez tidak pernah benar-benar hilang. Pada musim ini sendiri, dia masih memiliki catatan: 14 gol serta lima assists dari total 43 pertandingan. Tentu saja, tangki seorang pemenang dunia belum kosong.

Tunda pensiun, perpanjang asa

Pedro pernah berpikir untuk pensiun di akhir musim ini. Namun, Biancoceleste memiliki ide yang berbeda. Mereka mengajukan tawaran kontrak baru kepada Pedro.

Menurut laporan
Corriere dello Sport
Dokumen untuk perpanjangan telah dibuat. Walaupun masih belum pasti tentang adanya pilihan tambahan sampai tahun 2027, penandatanganan kontrak dengan Pedro hanya masalah waktu saja.

“Lazio sangat terbuka. Mereka senang jika Pedro mau bertahan. Pengaruhnya di ruang ganti dan lapangan tetap penting,” tulis laporan media lokal Italia itu.

Upah, tujuan Eropa, serta ketentuan pendukungnya

Kontrak baru untuk Pedro tak hanya terkait dengan umur atau kesetiaannya saja. Anggaran tim serta apakah Lazio berhasil masuk ke ajang Eropa akan menjadi faktor penting.

Pada saat ini, Pedro mendapatkan upah sebesar 2,2 juta euro setiap tahunnya yang kira-kira setara dengan Rp40 miliar dan tidak mencakup insentif berdasarkan prestasi. Jumlah tersebut dapat diubah nanti, bergantung pada sasarannya untuk musim depan.

Saat ini Lazio sedang bersaing di Serie A dengan tujuan mendapatkan tempat di Liga Europa atau Liga Conference. Dengan berhasil lolos ke salah satu kompetisi tersebut, klub akan memiliki sumber dana tambahan yang dapat digunakan untuk merayu perpanjangan kontrak Pedro sepenuhnya.

Dari Chelsea menuju Roma, saat ini menjadi ikon untuk Lazio.

Pedro tidak sembarangan sebagai seorang atlet. Dia memiliki jiwa pemenang yang kuat. Gelar Liga Champions-nya dengan Barcelona menjadi bukti. Demikian juga gelarnya di Premier League saat bermain untuk Chelsea. Tidak lupa prestasinya meraih kejuaran dunia dan Euro bersama tim nasional Spanyol.

Di Lazio, ia malah menemukan posisi yang lebih penting—not hanya sebagai pemain pendukung. Sejak bergabung dengan status bebas transfer dari AS Roma pada tahun 2021, Pedro telah bermain sebanyak 175 pertandingan, mengemas 34 gol, serta menyumbangkan tujuh assists.

Angka yang mengesankan bagi seorang pemain yang pernah dianggap “sudah habis” setelah meninggalkan Liga Inggris. Lazio telah memberikan kebangkitannya kembali. Ia membayar balik kepercayaan tersebut dengan usaha ekstra, mencetak gol vital, serta tetap tenang dalam situasi tertekan.

Terdapat masih satu musim yang tersisa.

Jika semua berjalan sesuai rencana, musim 2025/26 akan jadi musim terakhir Pedro. Atau setidaknya, begitulah niatnya sekarang.

Namun, sepak bola tetap sulit untuk diprediksi. Sejak tubuhnya masih taat dan semangatnya tidak padam, Pedro kemungkinan besar masih akan mengundurkan waktu pensiunnya.

Dan untuk Lazio, selama Pedro masih mampu berlari, mereka akan tetap membuka pintu. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *