Kesalahan Francesco Bagnaia Dipertanyakan Sebelum MotoGP Inggris 2025: Murid Valentino Rossi Diremehkan akibat Persaingan dengan Marc Marquez

AA1EzKr8


KarenaBatak.com – Pengamat MotoGP, Oscar Haro, menyampaikan kritik tajam terhadap performa Francesco Bagnaia yang belum memadai saat balapan dengan Ducati.

Menghadapi penyelenggaraan seri MotoGP Inggris 2025 di Sirkuit Silverstone dalam beberapa hari ke depan, perhatian kini tertuju pada Bagnaia.

Sebab itu, peserta berprestasi yang menjadi penggemar Valentino Rossi tersebut meraih hasil yang kurang menyenangkan dalam perlombaan terdahulu yakni GP Prancis di Sirkuit Le Mans.

Dalam kedua lomba (sprint dan Grand Prix), Bagnaia tidak berhasil mengumpulkan satupun poin ketika berlaga di seri keenam dari jadwal MotoGP 2025 tersebut.

Saat sesi sprint, juara dunia MotoGP musim 2022 dan 2023 itu mengalami crash sehingga dia harus menyudahi perjuangannya lebih dini.

Crash alias kecelakaan kembali dialami Bagnaia pada sesi balapan utama alias GP di tengah kondisi lintasan Le Mans yang basah.

Kegagalan di awal balapan tidak membuat Bagnaia menyerah dan ia terus berjuang hingga akhirnya finish di posisi ke-16, tepat satu tempat di luar area mendapatkan poin.

Tidak mengherankan, balapan GP Prancis yang terjadi di tengah situasi sulit kemarin menjadi beban tersendiri bagi Bagnaia yang mendapat dukungan total dari tim pabrikan Ducati.

Lebih jauh lagi, Bagnaia mengalami hasil yang tidak baik ketika rekan satu timnya, Marc Marquez, berhasil memenangkan sesi sprint dan finis di posisi kedua dalam Grand Prix Prancis.

Kritik pedas datang dari Oscar Haro saat pembalap berusia 28 tahun tersebut mendekati balapan MotoGP di Inggris pada tahun 2025. Sorotan tajam ikut menyertai perjalanannya.

Pakar MotoGP yang sebelumnya berperan sebagai Direktur Olahraga LCR Honda itu menganggap bahwa Bagnaia saat ini sudah kehilangan keyakinannya sendiri.

“Bagnaia kehilangan konsentrasi dan terganggu, ia seharusnya dapat memenangi perlombaan tersebut,” ungkap Haro, demikian diwartakan oleh Motosan.

Selanjutnya, Haro juga menggarisbawahi bahwa Bagnaia telah melanggar harapan dari pemimpin-pemimpin Ducati seperti Luigi Dall’Igna dan Davide Tardozzi.

Di samping itu, ia diharapkan pula dapat menunjukkan performa yang lebih unggul daripada Marquez, sebagaimana Marquez adalah rekruit baru bagi Michele Pirro sebagai pembalap tes Ducati.

Kegagalan Bagnaia pada GP Prancis kemarin membuat Haro yakin bahwa situasi internal pabrikan Italia tersebut sedang tidak baik.

“Dall’Igna, Tardozzi, Pirro, semua orang mengirimkan pesan yang jelas, kami berharap lebih kepada Bagnaia,” kata Haro.

“Kepergian sang juara dunia (Jorge Martin) lebih awal ke pabrikan lain jika iklim internal tidak membaik, saya tidak menutup kemungkinan itu,” imbuhnya.

Di waktu yang bersamaan, Haro tidak melupakan untuk memuji performa Marquez yang menurutnya telah sebanding dengan legenda MotoGP dari Spanyol, Angel Nieto.

“Orang ini (Marquez) adalah Ángel Nieto,” ujar Haro.

Dia begitu mirip Angel Nieto saat menempatkan perlengkapannya di grid selama Kejuaraan Dunia tersebut.

“Dia naik ke atas sepeda motor, lepaskan topinya, kemudian turun, berjalan sambil melakukannya dengan kaki dan membuat semua orang sangat ketakutan,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *