karebata.com
– Siapakah yang mengatakan bahwa koin lokal tidak dapat menjadi selebriti internasional? Ketiganya adalah koin emas dari Indonesia yang berhasil bersinar dalam bidang numismatik pada tahun 2025. Kekurangan jumlah dan nilai jualnya yang fantastis hingga mencapai ratusan juta membuat siapa saja terkejut! Yang lebih menarik, semua koin tersebut terjual melalui situs populer bagi para kolektor.
Nusantara Auction
.
Mari kita lihat tiga jenis koin sangat jarang yang saat ini menjadi standar “sultan” dalam dunia pengumpul barang antik.
1. Koin Emas 2002 – Seratus Tahun Mohammad Hatta ( Rp500.000 )
Koin ini bukanlah uang receh biasa! Ini dikeluarkan untuk memperingati seratus tahun Bapak Proklamator,
Muhammad Hatta
, menggunakan emas murni serta cetakan yang sangat terbatas. Dilego? Segera diambil oleh para kolektor dengan harga tinggi.
Rp119 juta
. Gokil!
2. Koin Emas 2001 – 100 Tahun Soekarno ( Rp500.000 )
Simbol kebesaran Bung Karno yang legendaris! Terbatas sekali jumlahnya, sehingga koin ini menjadi incaran berharga di pasaran lelang.
Nusantara Auction
, harganya melesat ke
Rp145 juta
Koin ini sepertinya memiliki semacam pesona historis yang membuat siapapun ingin memilikinya.
3. Koin Emas 1999 – Anak-anak Dunia ( Rp150.000 )
Dikenal sebagai “
Anak-Anak Dunia – Kuda Lumping
, mata uang tersebut secara resmi diambil dari peredaran dan seketika menjadi buruan kolektor. Dengan tampilan seni yang menarik serta pesan universal, harganya pun meroket.
Rp184 juta
Ternyata, koin bergambar anak-anak dapat menjadi koin paling mahal lho!
Eh, Bagaimana Nasib Koin Rp1.000 Bergambar Kelapa Sawit?
Tenang saja, walaupun belum mencapai tingkat “raja” seperti ketiganya di atas,
Koin Rp1.000 bergambar kelapa sawit
Tetap memiliki pesona khusus bagi para pengumpul pemula. Terlebih lagi jika kamu pandai dalam penjualan!
Berikut
langkah bijak menjual buah kelapa sawit
, terutama untuk Anda yang berdomisili di
Bekasi dan Bogor
:
1. Mengerti Tentang Tahun dan Situasi Koin
Koin yang dikeluarkan antara tahun 1993 hingga 1996 masih banyak dicari, terlebih jika keadaannya masih bagus dan tidak terlalu pudar. Periksa dengan teliti sebelum menjualnya—bisa jadi Anda memiliki salah satu dari jenis koin yang jarang ada!
2. Manfaatkan Pasar Online Khusus untuk Pengumpul
Sekalian ikutan bergabung dengan komunitas numismatik di Facebook ataupun Telegram, kemudian daftarkan koleksi koinmu disana.
Nusantara Auction
Atau coba lewat platform semacam Tokopedia, Shopee, ataupun OLX. Namun, pastikan menggunakan foto berkualitas tinggi serta memberi deskripsi rinci.
3. Tawarkan Barang pada Acaraatau Pasar Pengumpul Lokal
Di Bekasi maupun di Bogor, kerap terjadi hal tersebut.
event pasar barang antik
atau
bazaar kolektor
Bawa koin Anda ke lokasi tersebut dan bertemu dengan calon pembeli yang mungkin. Terkadang, harganya dapat melebihi pasar!
4. Gabung Komunitas Offline
Di Kota Bogor dan Bekasi terdapat sejumlah kelompok penggemar mata uang lama. Anda mungkin ingin bergabung dengan rapat mereka, karena umumnya diadakan pelelangan mini atau tukar-menukar koin yang dapat memberikan pemahaman tentang nilai pasar serta kesempatan berjualan.
5. Bundle Lebih Menarik
Jika Anda memiliki jumlah yang besar dari koin kelapa sawit, cobalah tawarkan dalam paket (seperti: 5 atau 10 koin sekali jualan). Dengan begitu, harga dapat ditentukan lebih tinggi dibandingkan penjualan satu-satu, terutama jika pembeli membutuhkannya untuk tujuan pendidikan atau pengumpulan pribadinya.
Walaupun uang logamRp1.000 kelapa sawit belum setara dengan uang emas, namun dengan strategi pintar dan komunitas yang tepat, Anda masih dapat meraih untung. Jangan pernah mengabaikan koin-koin tua di lemari rumah Anda, mungkin saja itu adalah tiket pertama Anda memasuki dunia kolektor yang menakjubkan.
Jika Anda ingin memasuki dunia numismatik tanpa perlu modal besar, dimulai dengan koin-koin sederhana yang masih dapat ditemui di lingkungan sekitar adalah langkahnya. Pastikan untuk selalu mengingat hal ini,
Nusantara Auction
Bisa menjadi solusi tepat untuk perdagangan koin langka, termasuk kelapa sawit! (***)