TANGERANG SELATAN, karebata.com
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan menyebut bahwa akumulasi sampah di Tempat Pembuangan Sementara 3R Pasar Cantik disebabkan oleh hilangnya fungsinya sebagai tempat untuk memisahkan limbah.
“Pembengkakan tersebut terjadi karena sistem pemisahan di TPS3R belum berfungsi,” ungkap Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tangsel, Bani Khosyatullah ketika diwawancara oleh karebata.com pada hari Rabu, 21 Mei 2025.
Sehingga akhirnya, kumuh dan menumpuknya sampah masih berlanjut, yang membuat TPS3R Pasar Cantik kelihatan seperti cuma menjadi lokasi pembuangan jangka pendek saja.
Bani juga mengatakan bahwa situasi semakin memburuk akibat berhentinya kegiatan transportasi setelah Lebaran tahun 2025, yang membuat sampah bertambah dan menimbun di tempat tersebut.
“Jadi kemarin pada hari Senin dan Selasa, saat kita sedang liburan panjang, kami menghabiskan hampir sehari penuh untuk memindahkan sampah di tempat tersebut. Pada hari pertama saja sudah ada 13 truk yang terisi dengan sampah meski menggunakan peralatan berat, lalu pada hari kedua jumlahnya sama yaitu 13 truk lagi,” jelasnya.
Akan tetapi, penggunaan alat berat untuk transportasi baru dijalankan selama dua hari saja. Pada hari ke-tiga, proses angkut dibatasi menjadi dua hingga tiga truk sampah.
Alasan tersebut disebabkan karena TPA Cipeucang masih dalam proses penanganan situasi yang ada.
“Sebab kami juga memeriksa situasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Jika semuanya diselesaikan di sana, dibawa ke tempat tersebut, dan yang berasal dari daerah lain tidak diangkut,” terangnya.
Akan tetapi, dia cemas bahwa pemindahan dari TPS3R Pasar Cantik bisa mempengaruhi penundaan dalam transportasi limbah dari area sekitarnya.
Karena itu, ketika 26 truk sampah diambil dari TPS3R Pasar Cantik, hal ini justru mempengaruhi sistem transportasi di tempat pembuangan sementara yang lain.
Karenanya, DLH Tangsel tetap perlu menyesuaikan irama untuk mempertahankan kapasitas TPA Cipeucang yang semakin terbatas.
“Dampaknya kemarin kami memiliki 13 truk di lokasi tersebut dan sisanya dipindahkan. Yang sebelumnya ada empat truk menjadi hanya dua truk atau bahkan satu truk saja. Hingga saat ini, sementara waktu itu penjemputan sempat terhenti karena kami mengangkut ke tempat lain dahulu,” jelasnya.
Sektor sebelumnya, tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sementara 3R Pasar Cantik, Ciputat, Tangsel, kembali menggunung hingga mencapai bahu jalan.
Sisa sampah dari pasar serta pemukiman terlihat berserakan hingga ke pinggir jalan, menyulitkan para pedagang di area tersebut.
Di samping itu, aroma tidak menyenangkan dari tumpukan sampah turut mengganggu para pedagang sayuran dan kebutuhan sehari-hari saat mereka melakukan transaksi.
Pada kesempatan kali ini, aroma sampah menjadi lebih menusuk hidung akibat penumpukan limbah terbaru yang dibawa ke Tempat Pembuangan Sementara 3R.
Kawanan larva pun terlihat makin bertambah jumlahnya yang keluar dari TPS3R Pasar Cantik dan merayap sampai ke toko-toko serta hunian penduduk sekitar.