Bukan Hanya Saddil Ramdani, Zulhijah juga Disebut Akan Bergabung dengan Persib Bandung

AA1F6uYL


SUMEDANG BAGUS

– Topik mengenai Saddil Ramdani yang bergabung dengan Persib Bandung membawa fokus pada seorang individu lain yang juga mendapat perhatian besar, yaitu Muhammad Zulhijah. Dicurigai sebagai saudara laki-laki kandung dari Saddil, kedua pria ini dikatakan sudah meneken kontrak bersama tim Maung Bandung dalam persiapan untuk musim baru di Liga 1.

Berita tersebut muncul melalui postingan Facebook oleh akun bernama Waode Olu, yang mengklaim dirinya sebagai kerabat dekat Saddil. Di dalam unggahan yang sudah dihapus itu, Waode menyampaikan bahwa Saddil dan Zulhijah secara resmi telah bergabung dengan tim Persib.

“Selamat datang di tim Persib Bandung untuk kedua cucuku, Saddil Ramdani dan Muhammad Zulhijah. Mereka telah menandatangi kontrak resmi pada hari ini. Semoga kesuksesan menyertai kalian berdua, dan semakin bertambah di masa mendatang,” demikian tulisan Waode.

Walaupun postingan itu sudah dihapus, tangkapan layar-nya sebelumnya telah tersebar luas di media sosial dan forum-forum tentang sepak bola dalam negeri, sehingga semakin menguatkan dugaan soal persiapan transfer pemain berganda oleh Persib Bandung.

Siapa Muhammad Zulhijah?

Muhammad Zulhijah, biasanya dipanggil Izul, dikenal melanjutkan jejak Saddil untuk berkembang dalam dunia sepak bola. Dia adalah alumni dari Aji Santoso International Football Academy (ASIFA), sebuah lembaga pendidikan sepak bola terkemuka yang bertempat di Malang.

Izul memulai latihan di ASIFA pada tahun 2018, bersamaan dengan periode Saddil yang sedang melalui program pembinaan di akademi tersebut. Dalam sesi wawancara lalu, Saddil menyatakan bahwasanya dia sedia mengundurkan waktu pulangnya ke desanya hanya untuk mendampingi kakaknya dalam proses latihan.

“Saudara laki-lakiku enggan untuk pulang sampai menjadi atlet handal. Ia bercita-cita mengalahkan pencapaianku baik di tingkat klub maupun tim nasional. Hingga tujuan tersebut tercapai, ia tak berniat untuk kembali ke desanya,” ungkap Saddil waktu itu.

Ketekunan Izul dalam meraih impian sebagai pemain sepak bola mendorong Saddil untuk bertahan di Malang selama Idulfitri, meskipun itu berarti meninggalkan ibunya yang bermukim di Raha, Sulawesi Tenggara.

“Prihatin rasanya jika harus tinggal seorang diri di tempat ini. Walaupun ada Coach Aji beserta keluarganya yang telah menjadikan kita sebagai anggota keluarga mereka,” katanya.

ASIFA terkenal sebagai sekolah sepak bola bertaraf global yang dilengkapi dengan segala sesuatu mulai dari asrama sampai program latihan profesional, bahkan mencakup dukungan nutrisi serta perawatan kesehatan pemain. Tempat ini sudah menghasilkan banyak bakat muda berpotensi di tanah air.

Dengan semua itu ditambah kedekatan antara Saddil, muncul spekulasi tentang kemungkinan bergabungnya Muhammad Zulhijah bersama Persib yang kian rasional. Walaupun belum ada pengumuman resmi dari tim mengenai hal ini, tanda-tanda di platform-media sosial justru semakin mendukung dugaan tersebut.

Apabila resmi bergabung, Muhammad Zulhijah bakal menjadi salah satu talenta muda yang perlu diperhatikan dalam pertandingannya di Liga 1 musim mendatang, sambil memperkuat proses pergantian generasi pemain mudanya di tim Persib Bandung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *