Siapa Uilliam Barros? Kinerja Buruk dan Nilai Pasar Tak Jelas Menjadi Fokus Bobotoh

AA1FaaJj


PIKIRAN RAKYAT

– Nama Uilliam Barros mendadak ramai dibicarakan usai santer dikabarkan bakal menjadi rekrutan baru Persib Bandung untuk musim 2025/26. Striker asal Brasil yang bermain di Liga Kuwait ini disebut-sebut akan menggantikan posisi David da Silva yang akan meninggalkan skuad Maung Bandung.

Meski belum ada pengumuman resmi dari manajemen Persib, sinyal kedatangan Barros makin kuat seiring banyaknya spekulasi yang beredar di media sosial.

Namun, kabar ini justru menuai reaksi beragam dari kalangan Bobotoh, pendukung setia Persib. Banyak yang mempertanyakan kualitas sang pemain, terutama karena rekam jejak karier (CV) Uilliam Barros dinilai kurang meyakinkan dan tidak memiliki nilai pasar (market value) yang jelas di situs Transfermarkt.


Tak Punya Market Value dan Statistik Karier Biasa Saja

Salah satu fokus utama bagi para pendukung Bobotoh adalah ketiadaan nilai pasar (market value) Uilliam Barros pada platform terkenal Transfermarkt. Di era sepak bola kontemporer saat ini, hal tersebut merupakan penunjuk signifikan dalam menilai kemampuan serta tingkat kepopuleran seorang atlet.

Kekurangan nilai pasar dengan jelas menimbulkan keraguan bagi sebagian besar fans Persib terhadap kemampuan Barros mengisi posisi yang pernah dijalani David da Silva, yang dikenal sangat efektif.

Berdasarkan data statistik di Transfermarkt, Barros mencatatkan total 164 pertandingan mulai musim 2014/15 sampai 2022/23, sementara itu dia cuma berhasil mengemas 30 gol serta 4 assists. Prestasi tersebut tentu saja sangat rendah bagi striker yang diperkirakan dapat tampil sebagai pembuat gol utama tim besar seperti Persib.


Statistik 2023-25 Cukup Menjanjikan

Meskipun tidak semuanya berita tentang Barros bernada negatif. Selama dua musim terakhir dengan Al Fahaheel SC di Liga Kuwait, penampilannya malah cukup mengesankan.

Menurut informasi dari situs BeSoccer, Uilliam Barros berhasil mencetak 17 gol dalam 13 pertandingan dan bahkan menorehkan 9 gol hanya dalam 6 laga pada musim 2024/25. Prestasi tersebut paling tidak membawa sedikit harapan tentang peningkatan kinerja pemain itu.

Diketahui bahwa pemain yang berumur 30 tahun tersebut merasa lebih nyaman ketika memainkan posisi sayap kiri (74 persen), tetapi dia juga bisa bertindak sebagai penyerang tengah (26 persen).

Jika jadi berseragam Maung Bandung, kemungkinan besar pelatih Bojan Hodak akan memolesnya sebagai striker utama, menggantikan David da Silva di lini depan.

Jika transfer ini benar terjadi, maka Uilliam Barros akan menghadapi ekspektasi tinggi dari publik Bandung. Bobotoh tentu berharap Bojan Hodak bisa mengeluarkan potensi terbaiknya dan menjadikannya tulang punggung serangan Persib musim depan.

Walaupun rekam jejak karier-nya tidak sekilap pemain-pemain Brasil lain yang pernah bermain di Indonesia, Barros saat ini memiliki kesempatan besar untuk menutup keragu-raguan dan membalas tantangan tersebut. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *