Heboh Penemuan Mayat Perempuan dalam Mobil di Pekanbaru, Ini Identitasnya

AA1FaBZc


karebata.com

, PEKANBARU – Warga Jalan Tengku Maharatu, Kelurahan Maharani, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, digegerkan dengan
penemuan mayat
perempuan di dalam sebuah mobil.

Jasad perempuan itu ditemukan terbujur kaku di mobil pada Selasa, 20 Mei 2025 sekitar pukul 19.00 WIB.

Kasatlantas Polresta Pekanbaru AKP Juni Made Artawan mengatakan korban bernama Tengku (49), seorang ibu rumah tangga yang beralamat di Komplek Panorama Blok Micelia, Rumbai Timur.

“Ia ditemukan sudah tak memiliki denyut nadi di kursi sopir mobil Honda Jazz berwarna hitam, yang telah tertidur sejak pagi di dekat mushola Annahri,” jelas Juni saat berbicara dengan karebata.com pada hari Rabu (21/5).

AKP Juni menyatakan bahwa asal-usul temuan jenazah dimulai dari keraguan penduduk setempat terhadap sebuah kendaraan yang sudah tertinggal cukup lama di lokasi tersebut.

Masrianto (52), Ketua RT setempat mengatakan dia menerima panggilan telepon dari warga bernama Redo Hermanto (35) yang meragukan tentang sebuah mobil yang telah diparkir sejak jam 09:00 WIB dan tak bergeser sampai larut malam.

Sambil bersama para saksi lainnya, Wendi Prianto (30) penduduk setempat mendekati mobil tersebut dan berusaha menarik perhatian pengendara dengan cara menghubungi janelanya; sayangnya tak ada tanda-tanda kehidupan dari dalam kendaraan itu.

“Ketika pintu mobil terbuka, mereka menemukan bahwa korban telah meninggal dunia, wajahnya pucat dengan tubuh yang sudah mengeras,” ungkap Juni.

Para korban selanjutnya diantarkan ke rumah sakit untuk proses pemeriksaan medis eksternal.

Berdasarkan penjelasan dokter, tak ada bukti penggunaan kekuatan yang terlihat di badan si korban.

“Kelompok keluarga menentang tindakan otopsi dan sudah mengesahkan dokumen penolakan tersebut dengan formal. Selanjutnya jenazah diantar oleh keluarga untuk disemayami,” ungkapnya.

Juni menyebut bahwa tidak ada temuan barang bukti tambahan di tempat kejadian.

“Meskipun tak ada indikasi adanya kekerasan, petugas polisi masih melanjutkan investigasinya guna mengetahui dengan pasti apa yang menjadi penyebab kematiannya,” jelasnya.

(mcr36/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *