Yuran Fernandes Akhirnya Buka Suara Usai Hukumannya Dipangkas dari 12 Jadi 3 Bulan


karebata.comPemain PSM Makassar, Yuran Fernandes, menanggapi hasil banding Komite Disiplin (Komdis) PSSI yang meringankan hukumannya.

Sebagai informasi, Yuran Fernandes mendapat sanksi setelah melontarkan kritik pedas terhadap sepak bola Indonesia melalui akun instagram pribadinya.

Awalnya, Komdis PSSI menghukum Yuran Fernandes dengan larangan beraktivitas di sepak bola Indonesia selama 12 bulan atau satu tahun.

Hukuman ini kemudian menimbulkan perdebatan.

Tak sedikit yang memberikan dukungan kepada Yuran Fernandes.

Pihak klub yakni PSM bahkan kemudian mengajukan banding.

Yuran Fernandes menerima berita bagus usai keputusan komisi disiplin PSSI mengenai kasusnya diketahui.

Pemain dari Tanjung Verde tersebut mendapatkan pengurangan hukuman menjadi hanya tiga bulan.

Namun, Yuran Fernandes masih perlu menyelesaikan denda senilai Rp 25 juta.

2.2 Mengenakan hukuman disipliner pada pemain klub PSM Makassar atas nama Yuran Fernandes Rocha Lopes berupa larangan mengikuti segala aktivitas yang berkaitan dengan sepak bola selama 3 (tiga) bulan kalender mulai dari tanggal pengambilan keputusan ini serta harus membayarkan denda senilai Rp. 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah), demikian tertulis dalam putusan Komite banding PSSI.

Yuran Fernandes memberikan respon yang optimis mengenai masalah tersebut.

Pemain yang bertugas di posisi bek itu merasa bersyukur karena sanksi yang diterima sesuai dengan penutupan musim.

Sebagaimana dikenal, Liga 1 musim 2024-2025 direncanakan akan selesai di bulan Mei tahun 2025.

Liga 1 musim baru nantinya dijadawalkan terlaksana pada Agustus 2025.

Hal ini membuat Yuran Fernandes tak akan terlalu banyak absen dalam laga PSM di Liga 1 2025-2026.

Kini saya merasa jauh lebih baik dibandingkan dulu.

Banyak warga Indonesia merasa terbatas selama 12 bulan untuk berkomentar tentang pertandingan yang dirasa tidak adil dan tak beralasan.

“Sejak larangan bermain hanya diberlakukan selama tiga bulan dan mulai saat ini, hukuman tersebut akan menjangkau kebanyakan masa libur dan saya bisa kembali tepat waktu untuk memulai musim baru Liga 1 pada Agustus,” ungkap Yuran Fernandes seperti dicatat dari situs resmi FIFPRO oleh Karebata.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *