Persebaya Vs Bali United: Misi Tiga Poin dan Tiket AFC Challenge League


jatim.karebata.com

, SURABAYA – Persebaya Surabaya menargetkan kemenangan pada pertandingan terakhirnya
Liga 1 Indonesia
Menghadapi Bali United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), pada hari Jumat tanggal 24 Mei pukul 19.00 WIB.

Walaupun memiliki catatan pertandingan yang kurang memuaskan ketika berhadapan dengan lawannya tersebut,
Bali United
, tim Bajol Ijo masih sangat percaya diri bisa mendapatkan tiga angka serta menyelesaikan musim dengan indah.

“Pada akhirnya, kami berkomitmen untuk mencapai happy ending pada minggu terakhir besok,” ujar Asisten Pelatih.
Persebaya
Uston Nawawi saat memberikan keterangan pers di Surabaya, pada hari Kamis (23/5).

Uston mengaku bahwa Bali United adalah tim yang cukup berat untuk diunggulkan. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa angka-angka tidak selalu menjadi faktor penentu dalam pertandingan tersebut.

“Kami bersiap untuk bertarung dan mendapatkan tiga angka tersebut,” katanya.

Perebutan tempat di zona AFC Challenge League tetap sengit. Tiga klub yaitu Dewa United, Persebaya, serta Malut United memiliki kesempatan untuk mengambil posisi runner-up dalam tabel akhir lantaran selisih poin mereka sangat dekat.

Namun, Uston mementingkan bahwa Prioritas Persebaya hanyalah pada laga mereka sendiri.

“Oleh karena itu, kita semua berkomitmen untuk mendapatkan skor maksimal pada laga akhir ini, tanpa mempedulikan hasil pertandingan lainnya,” katanya.

Pada saat bersamaan, gelandang Persebaya Muhammad Hidayat yang telah lama tidak bermain akibat cidera merasa sangat senang dapat kembali membantu timnya dalam pertandingan terakhir musim ini.

“Alhamdulillah merasa sampai ke tahap ini dapat berpartisipasi lagi dalam lomba tak terlepas dari doa istriku serta kedua orangtuaku, dukungan penuh dari staf pelatih dan rekan-rekanku. Jadi aku harus memusatkan diri pada perlombaan esok hari,” ujarnya.

Bukan hanya itu saja, laga tersebut juga menandai saat perpisangan Hidayat dari Bonek dan Bonita.

“Terima kasih atas dukungan yang selalu diberikan baik senang maupun sedih kita telah lewatkan bersama. Semuanya tak akan pernah kulupakan. Untukku, Persebaya sudah seperti keluargaku sendiri. Mudah-mudahan aku tetap bisa berfokus untuk hari esok,” tuturnya demikian.

(antara/mcr12/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *