Istri Gubernur Kalsel Melestarikan Permainan Tradisional untuk Warisan Budaya

AA1Fadiq

Karedabata.com.CO.ID, BANJARBARU – Kegiatan Pembinaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kalimantan Selatan kali ini memiliki perbedaan dibandingkan sebelumnya. Biasanya dikaitkan dengan layanan enam aspek penting dalam Standar Pelayanan Minimal, namun di Posyandu Permata, kota Banjarbaru, terdapat hal menarik yang mengundang decak kagum bagi para pengunjung masyarakat setempat.

Hj Fathul Jannah Muhidin, sebagai Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu untuk Provinsi Kalimantan Selatan, turut serta dalam meriahkan acara dengan mengikuti permainan logo setelah memberikan bimbingan pada sejumlah kader dan pengurus, pada hari Selasa tanggal 20 Mei 2025.

Gubernur Kalsel yang satu ini cukup terpesona untuk ikut mencoba permainan logo sesudah menyaksikan sejumlah siswa Sekolah Dasar asyik memainkannya, tepatnya di lokasi kegiatan bimbingan Posyandu Permata. Acara tersebut digelar di Jalan Permata II, RT. 23 Kelurahan Sungai Besar, Kecamatan Banjarbaru Selatan.

Balogo merupakan sebuah permainan kuno berasal dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, di mana para pemain menggunakan alat bernama “logo” (yaitu tempurung kelapa yang sudah dirancang secara khusus). Objektif dalam game tersebut ialah menggulingkan logo milik pesaing yang telah diposisikan.

Dihadirkan oleh para penduduk dan tamu istimewa, Hj Fathul Jannah dengan cepat menguji beberapa langkah permainan lomba, yang meliputi penggunaan tongkat pukul hingga menerjang sasaran lombanya yang terletak kira-kira antara lima sampai sepuluh meter jauhnya.

Iya, atmosfer yang ramai di area tersebut merupakan sebagian dari acara pembinaan posyandu terpadu enam indikator kesehatan masyarakat di Banjarbaru.

Pada kesempatan tersebut, pula dijalankan
launching
Aplikasi SI TANDU 6 SPM Posyandu Permata, merupakan kreasi yang datang dari Lurah Sungai Besar, Anindya Risa Destiana.

Inovasi digital yang didasarkan pada sistem informasi ini dibuat untuk menyederhanakan pemantauan dan melaporkan pelaksanaan SPM Posyandu dengan cara yang terpadu.

“Hari ini, syukur Alhamdulillah, kami diberikan keberuntungan untuk berperan sebagai wakil, dengan tulus menyampaikan ribuan ucapan terima kasih dari dasar hati. Kami sangat bersyukur telah menerima penghargaan dan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” kata Anindya

Hj Fathul Jannah menyebutkan bahwa kedatangannya bertujuan untuk mengevaluasi secara langsung bagaimana Posyandu Permata menerapkan layanan esensial sesuai dengan enam standar utama SPM.

“Perwakilan dari TP Posyandu Kalimantan Selatan mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada masyarakat serta para kader posyandu. Mudah-mudahan ini bisa dijadikan teladan bagi kotamadya dan kabupaten lainnya dalam rangka meningkatkan pengembangan lingkungan mereka,” katanya.

Dia menginginkan implementasi keenam standar pelayanan minimal di setiap posyandu ikut serta mendukung usaha pemerintah dalam hal tetap hadir dan menyediakan layanan terbaik bagi warga baik di daerah pedesaan maupun perkotaan.

Saat ini, Pj Ketua TP Posyandu Kota Banjarbaru, Hj Elysa Resturini Subhan Nor Yaumil menyebutkan bahwa kontribusi para kader merupakan fondasi utama bagi kelangsungan gerakan Posyandu yang terus menerus.

” Kami menginginkan agar melalui acara ini, sinergi antara pembina provinsi, pembina kota Banjarbaru, serta semua pihak masyarakat dapat semakin diperkuat untuk mendukung pengembangan dan peningkatanPosyandu secara komprehensif,” ujarnya.

Di bagian lain pula, tampak pendidikan serta simulasi penanggulangan bencana yang melibatkan anak-anak usia dini bersama tim kreatif dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *